Sunday, 30 April 2017

TIPS MEMANAGE/MENGATUR GAMBAR KERJA AUTOCAD

Hal yang penting dalam sebuah proses kerja adalah dengan mengatur sistem atau standar yang sedang dilakukan dalam melakukan suatu pekerjaan, marilah kita membiasakan diri kita dengan bekerja dengan standar atau mengikuti peraturan dari kedua peraturan yang telah dibuat oleh agensi atau organisasi atau Aturan kita, sehingga kita bisa mengukur semua hal yang telah kita lakukan, atau mengukur tingkat kesuksesan yang kita miliki dalam sekejap. Pekerjaan bagus sedang berlangsung atau sudah selesai.

TIPS MEMANAGE/MENGATUR GAMBAR KERJA AUTOCAD

Semua orang mungkin bisa menggambar atau menggunakan AutoCAD, tapi tidak semua orang bisa menjadi copywriter profesional. Seorang editor harus bisa mengukur atau menguji atau menilai kemampuan, pengalaman dan ketrampilan. Anda harus memiliki pekerjaan manajemen yang baik. Manajemen pekerjaan adalah hal yang sangat penting yang akan mengolah dan meletakkan semua keterampilan menjadi satu, hal nomor satu efektif dan ekonomis sebelum prosesnya berjalan dan akan menentukan keberhasilan pekerjaan.

Berikut adalah beberapa poin tentang pengelolaan gambar yang bisa menjadi referensi:

1. Kumpulkan informasi maksimal dan sebaik mungkin tentang pekerjaan yang kita lakukan. Karena akan mengubah atau menyiapkan informasi ini, maka akan melibatkan kita secara langsung dan mana yang tidak. Ini seharusnya menjadi prioritas yang harus dilakukan terlebih dahulu atau nanti. Setiap data yang mungkin diperlukan dalam proses kerja. Marilah kita tahu di mana kita akan bertanya apakah kita memiliki masalah dan apa yang perlu dilakukan. Jangan malas dan mulai mengumpulkan informasi, kita tidak tahu kapan masalah akan datang.

2. Buat dan tentukan media penyimpanan untuk keseluruhan karya gambar kita, dan jangan menyimpan data lain yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. Biasakan terus-menerus mengerjakan media penyimpanan sehingga tidak akan sulit mencari informasi yang kita butuhkan, sekarang atau tahun depan. Bisa jadi gambar ini bisa dijadikan rujukan untuk karya selanjutnya.

3. Siapkan folder proyek utama untuk menyimpan seluruh gambar pekerjaan, nama folder dengan tanggal berikutnya dan jadi specifik.

4. Siapkan sub folder untuk menyimpan semua dokumen yang terkumpul, folder kerja saat ini dan folder backup control, folder dan qulity. Mempersiapkan folder terpisah ini dan memudahkan pencarian data juga dapat mengetahui keadaan gambar yang sedang dibuat. Bila disimpan dalam sub folder berarti bahwa status kontrol kualitas gambar telah ada, maka akan segera di periksa dan mudah-mudahan akan dikirim. Jika kita membutuhkan spesifikasi data untuk elemen gambar lihat ke dalam folder dokumentasi.

5. Buat atau tentukan flowchart setiap aktivitas sehingga kita akan selalu bergerak secara dinamis. Tetapkan batas waktu untuk setiap aktivitas. Jika hal ini tidak dapat terjadi dalam aktivitas yang kita lakukan, dia hanya berkeliling dan meluangkan waktu hanya untuk sebuah siklus kerja tanpa kemajuan.

6. Selalu membuat prioritas di tempat kerja, keseluruhan proses akan selalu ada tiga hal: pendahuluan, isi dan liputan.
Jika kita berpegang pada kasus ketiga ini akan memungkinkan kita untuk menentukan apa yang harus dilakukan terlebih dahulu dan apa pekerjaan selanjutnya. Misalnya, menyiapkan segala sesuatunya sebelum mulai bekerja, cara membuat kopi, menyiapkan alat tulis, peralatan komputer dan printer yang akan dibutuhkan. Jadi mereka sepertinya tidak bingung dengan persyaratan untuk mencegah atau merusak jadwal yang disepakati atau menghancurkan prioritas kita sendiri. Sadarilah bahwa karya editornya bisa menghabiskan waktu berjam-jam dan menyenangkan. Kita tidak bisa minum sehari karena kita lupa menyiapkan minuman sebelum bekerja dan malas untuk mengambilnya. Atau jangan atur tinta printer sehingga gambar yang tadi jadi tidak bisa dicetak. Kita terbiasa dengan semua hal yang kita lakukan secara terukur dan bertanggung jawab.

7. Biasakan untuk bisa memecahkan masalah, apalagi kasus itu sendiri masih dalam menjalankan pekerjaan kita. Jika kita tidak dapat memutuskan untuk meminta bantuan atasan mereka untuk memutuskan apa yang harus dilakukan untuk memecahkan masalah kita. Mereka tidak menimbulkan masalah di kepala, memberikan solusi yang akan kita lakukan dan kepala yang menentukan keluaran terbaik yang seharusnya dilakukan.

8. Bekerja pada hal-hal yang mudah kita hadapi dan biarkan bagian selanjutnya lebih sulit. Seperti kita sudah terbiasa mengerjan hal yang mudah sehingga kita bisa mengukur tingkat kesulitan karena inilah waktu yang dibutuhkan. Jadi mereka semakin bisa mengonfirmasi kapan kita bisa menyelesaikan pekerjaan ini. Mungkin kita merasa sulit bekerja setelah Anda

No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah secara bijak karena setiap ketikkanmu mencerminkan kepribadianmu